Rabu, 26 Maret 2014

SCIENTIFIC STUDENT COMPETITION 2014



Akhir Pendaftaran SSC 2014 diundur Tgl 19 April 2014

FORMULIR LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (download)
FORMULIR LOMBA POSTER PUBLIK (download)
LAMPIRAN 1 : KETENTUAN LKTI (download)
LAMPIRAN 2 : KETENTUAN POSTER PUBLIK (download)

Minggu, 09 Maret 2014

OPREC ILIACA 2014

ATURAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH

1. Naskah merupakan karya asli dan belum pernah memenangkan atau diikutsertakan pada perlombaan lain yang sejenis.
2. Naskah diketik rapi pada kertas A4 dengan jarak 1,5 spasi, font size 12 huruf Times New Roman Style, dengan batas pengetikan: samping kiri 4 cm, samping kanan 3 cm, batas atas 4 cm, dan batas bawah 3 cm
3. Jarak pengetikan, bab, subbab dan perinciannya. 
§  Jarak pengetikan antara bab dan sub-bab 3 spasi, Sub-bab dan kalimat di bawahnya 1,5 spasi.
§  Judul bab diketik di tengah-tengah dengan huruf besar tanpa digaris-bawahi.
§  Judul sub-bab ditulis mulai dari sebelah kiri, huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (huruf kapital), kecuali kata-kata tugas seperti yang, dari, dan.
4. Pengetikan Kalimat
Alinea baru diketik sebaris dengan baris di atasnya dengan jarak 2 spasi. Pengetikan kutipan langsung yang lebih dari 3 baris diketik 1 spasi menjorok ke dalam dan semuanya tanpa diberi tanda petik.
5. Penomoran Halaman
§  Kata pengantar, daftar isi, daftar lain (i, ii, dan seterusnya).
§  Bagian tubuh/ pokok sampai dengan bagian penutup memakai angka arab dan terletak pada kanan bawah (1,2,3 dan seterusnya).
§  Nomor untuk halaman pertama dari tiap bab berada di tengah bawah.
6. Sistematika penulisan naskah karya tulis ilmiah sebagai berikut ini:
-  Halaman judul
Contoh halaman judul:
-  Kata Pengantar 
-  Daftar isi 
-  Daftar lain
   Jika ada. Misal: Daftar Tabel, Daftar Grafik, Daftar Gambar, dll. 
-  Bab I Pendahuluan
  Pendahuluan berisi: latar belakang, rumusan masalah, tujuan penulisan, manfaat penulisan. 
-  Bab II Tinjauan Pustaka
 Tinjauan pustaka merupakan kerangka konseptual berisi batasan/konsep/teori yang mendukung penulisan yang dapat diperoleh dari jurnal penelitian, buku, atau sumber-sumber lainnya. 
-  Bab III Metode Penulisan
   Metode penulisan menyajikan langkah-langkah/prosedur yang benar yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah yang menguraikan secara cermat cara/metode pengumpulan informasi dan atau data, analisis informasi dan atau data, penarikan kesimpulan, serta merumuskan saran. Metode penulisan dapat mencakup: pendekatan penulisan, sumber penulisan, sasaran penulisan, tahapan penulisan dan lain-lain. 
-  Bab IV Pembahasan
   Analisis permasalahan didasarkan pada data atau informasi, serta dikaitkan dengan telaah pustaka untuk menghasilkan alternatif pemecahan masalah atau gagasan kreatif 
-  Bab Penutup
   Penutup berisi kesimpulan dan saran. Kesimpulan yang diambil harus konsisten dan saran yang disampaikan berupa gagasan yang berkaitan dengan isi karya tulis secara keseluruhan. 
-  Daftar Pustaka 
   Dengan menggunakan sistem Harvard.

Sabtu, 21 Desember 2013

ESAI

Esai adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya. Pengarang esai disebut esais. Esai sebagai satu bentuk karangan dapat bersifat informal dan formal. Esai informal mempergunakan bahasa percakapan, dengan bentuk sapaan saya dan seolah-olah ia berbicara langsung dengan pembacanya. Adapun esai yang formal pendekatannya serius. Pengarang mempergunakan semua persyaratan penulisan.
Tipe-tipe Esai Ada enam tipe esai, yaitu :
  • ·         Esai Deskriptif. Esai jenis ini dapat meluliskan subjek atau objek apa saja yang dapat menarik perhatian pengarang. Ia bisa mendeskripsikan sebuah rumah, sepatu, tempat rekreasi dan sebagainya.
  • ·         Esai Tajuk. Esai jenis ini dapat dilihat dalam surat kabar dan majalah. Esai ini mempunyai satu fungsi khusus, yaitu menggambarkan pandangan dan sikap surat kabar/majalah tersebut terhadap satu topik dan isyu dalam masyarakat. Dengan Esai tajuk, surat kabar tersebut membentuk opini pembaca. Tajuk surat kabar tidak perlu disertai dengan nama penulis.
  • ·         Esai Cukilan Watak. Esai ini memperbolehkan seorang penulis membeberkan beberapa segi dari kehidupan individual seseorang kepada para pembaca. Lewat cukilan watak itu pembaca dapat mengetahui sikap penulis terhadap tipe pribadi yang dibeberkan. Disini penulis tidak menuliskan biografi. Ia hanya memilih bagian-bagian yang utama dari kehidupan dan watak pribadi tersebut. Esai Pribadi, hampir sama dengan esai cukilan watak. Akan tetapi esai pribadi ditulis sendiri oleh pribadi tersebut tentang dirinya sendiri. Penulis akan menyatakan Saya adalah saya. Saya akan menceritakan kepada saudara hidup saya dan pandangan saya tentang hidup. Ia membuka tabir tentang dirinya sendiri.
  • ·         Esai Reflektif. Esai reflektif ditulis secara formal dengan nada serius. Penulis mengungkapkan dengan dalam, sungguh-sungguh, dan hati-hati beberapa topik yang penting berhubungan dengan hidup, misalnya kematian, politik, pendidikan, dan hakikat manusiawi. Esai ini ditujukan kepada para cendekiawan.
  • ·         Esai Kritik. Dalam esai kritik penulis memusatkan diri pada uraian tentang seni, misalnya, lukisan, tarian, pahat, patung, teater, kesusasteraan. Esai kritik bisa ditulis tentang seni tradisional, pekerjaan seorang seniman pada masa lampau, tentang seni kontemporer. Esai ini membangkitkan kesadaran pembaca tentang pikiran dan perasaan penulis tentang karya seni. Kritik yang menyangkut karya sastra disebut kritik sastra.


Bagian Esai Sebuah esai dasar bisa dibagi menjadi tiga bagian yaitu:
  • ·         Pertama, pendahuluan yang berisi latar belakang informasi yang mengidentifikasi subyek bahasan dan pengantar tentang subyek yang akan dinilai oleh si penulis tersebut.
  • ·          Kedua, tubuh esai yang menyajikan seluruh informasi tentang subyek.

  • ·         Ketiga, adalah bagian akhir yang memberikan kesimpulan dengan menyebutkan kembali ide pokok, ringkasan dari tubuh esai, atau menambahkan beberapa observasi tentang subyek yang dinilai oleh si penulis.


Ciri-ciri Esai
  • ·         Berbentuk prosa, artinya dalam bentuk komunikasi biasa, menghindarkan penggunaan bahasa dan ungkapan figuratif.
  • ·          Singkat, maksudnya dapat dibaca dengan santai dalam waktu dua jam.
  • ·         Memiliki gaya pembeda. Seorang penulis esai yang baik akan membawa ciri dan gaya yang khas, yang membedakan tulisannya dengan gaya penulis lain.
  • ·          Selalu tidak utuh, artinya penulis memilih segi-segi yang penting dan menarik dari objek dan subjek yang hendak ditulis. Penulis memilih aspek tertentu saja untuk disampaikan kepada para pembaca
  • ·         Memenuhi keutuhan penulisan. Walaupun esai adalah tulisan yang tidak utuh, namun harus memiliki kesatuan, dan memenuhi syarat-syarat penulisan, mulai dari pendahuluan, pengembangan sampai ke pengakhiran. Di dalamnya terdapat koherensi dan kesimpulan yang logis. Penulis harus mengemukakan argumennya dan tidak membiarkan pembaca tergantung di awang-awang.
  • ·         Mempunyai nada pribadi atau bersifat personal, yang membedakan esai dengan jenis karya sastra yang lain adalah ciri personal. Ciri personal dalam penulisan esai adalah pengungkapan penulis sendiri tentang kediriannya, pandangannya, sikapnya, pikirannya, dan dugaannya kepada pembaca.

   Langkah-langkah pembuatan esai Jika dipetakan mengenai langkah-langkah membuat esai, bisa dirunut sebagai berikut:
  • ·         Menentukan tema atau topik Membuat outline atau garis besar ide-ide yang akan kita bahas
  • ·         Menuliskan pendapat kita sebagai penulisnya dengan kalimat yang singkat dan jelas

  • ·         Menulis tubuh esai; memulai dengan memilah poin-poin penting yang akan dibahas, kemudian buatlah beberapa subtema pembahasan agar lebih memudahkan pembaca untuk memahami maksud dari gagasan kita sebagai penulisnya, selanjutnya kita harus mengembangkan subtema yang telah kita buat sebelumnya.
  • ·         Membuat paragraf pertama yang sifatnya sebagai pendahuluan. Itu sebabnya, yang akan kita tulis itu harus merupakan alasan atau latar belakang alasan kita menulis esai tersebut.
  • ·         Menuliskan kesimpulan. Ini penting karena untuk membentuk opini pembaca kita harus memberikan kesimpulan pendapat dari gagasan kita sebagai penulisnya. Karena memang tugas penulis esai adalah seperti itu. Berbeda dengan penulis berita di media massa yang seharusnya (memang) bersikap netral.
  • ·         Jangan lupa untuk memberikan sentuhan akhir pada tulisan kita agar pembaca merasa bisa mengambil manfaat dari apa yang kita tulis tersebut dengan mudah dan sistematis sehingga membentuk kerangka berpikir mereka secara utuh.


Cara mengembangkan kerangka karangan esai

  • ·         Untuk memudahkan karangan, mulailah dengan sebuah definisi;
  • ·         Kembangkan karangan dengan deskripsi situasi;
  • ·         Masukan pandangan seorang ahli;
  • ·         Buatlah kalimat-kalimat tunggal dan kalimat majemuk setara atau bertingkat dengan struktur yang sederhana; 
  • ·         Untuk memudahkan menguraikan paragraf gunakan paragaraf-paragraf deduktif;
  • ·         Esai biasa adalah karangan argumentasi.



Sabtu, 02 Maret 2013

SUSUNAN ACAR SSC


SUSUNAN ACAR SSC
Jumat 8 maret 2013
Kegiatan
Waktu
Registrasi
07.00-08.00
Pembukaan
08.00- 09.00
Tour to Campus
09.00 – 10.00
Ke Lokasi  Penginapan + Lomba
10.00 – 10.30
Makan siang
10.30 – 11.00
ISHOMA  (Istrahat – sholat- makan)
11.00 – 12.30


1.       Presentase Karya Tulis Ilmiah                                                           
Persiapan presentase KTi
12.30 - 13.00
Presentase No.urut 1
13.00 – 13.30
Presentase No.urut  2
13.30 – 14.00
Presentase No.urut  3
14.00 – 14.30
Presentase No.urut  4
14.30 – 15.00
Presentase No.urut  5
15.00 – 15.30
Presentase No.urut  6
15.30 – 16.00

2.       Presentase Poster & Essay
Persiapan presentase poster
12.30 - 13.00
Presentase essay  No.urut 1
13.00 – 13.15
Presentase essay  No.urut  2
13.15 – 13.30
Presentase essay No.urut  3
13.30 – 13.45
Presentase essay  No.urut  4
13.45 – 14.00
Presentase essay  No.urut  5
14.00 – 14.15
Presentase essay  No.urut  6
14.15  – 14.30
Persiapan presentase essay

14.30 – 15.00
Presentase poster  No.urut  1
15.00 – 15.15
Presentase poster  No.urut  2
15.30 – 15.45
Presentase poster  No.urut   3
15.45 – 16.00




Kegiatan
Waktu
Istrahat
16.00 –  18.00
Sholat magrib berjamaah
18.00 – 18.30
Makan malam
18.30 – 19.30
Hiburan
19.30 – 21.00




Sabtu 9 maret 2013
Sholat Subuh
05.00 – 05.30
Olah raga pagi
05.30 – 06. 15
Mandi
06.15 – 06.45
Sarapan pagi
07.00 – 07.30
Pengmuman pemenang  dan penyerahan hadiah
07.30 –  09.30
Penutupan
08.30 – 09.30
Selesai 
09.45